"Ada manusia yang tidak ingin ditemukan dan membiarkan manusia-manusia lain yang menemukannya.
Ada manusia yang berusaha ditemukan, berpikir untuk menyebarkan kebaikan namun akhirnya ia memberikan hal-hal yang malah seharusnya ia simpan sendiri, hal-hal yang mendoktrinasi dan menimbulkan kesalahpahaman atas manusia-manusia lainnya. Mengapa ia yang tidak ingin ditemukan tidak mencoba sekali saja untuk menampakkan dirinya tanpa menunggu dicari? Padahal semua orang yang menemuinya akhirnya tahu bahwa ada nilai yang dimilikinya tidak terdapat dalam diri manusia-manusia yang menampilkan diri. Padahal, dia sendiri juga tahu bahwa ada sisi-sisi dalam dirinya yang tidak dimiliki orang-orang yang menampilkan diri. Mengapa ia begitu egois untuk berdiam diri, tidak membagi dan hanya menunggu? Ia bilang ia tidak butuh, itu yang membuatnya tidak pergi. Ia pun bertanya kepada manusia yang bertanya kepadanya mengenai keputusan yang diambilnya, “Jika kamu jadi aku, apa kamu yakin bila aku datang kepada mereka aku akan dipercaya? Kamu datang kepadaku juga karena kamu menyadari bahwa di luar sana tidak ada yang mengerti bukan?”. Aku lemas dan terdiam, aku tersungkur, aku mengangguk, aku paham, tetapi aku tak mau kehidupan jadi begini"
Selasa, 04 Oktober 2011
kata seorang kawan...
dari : Sabilul maarifah alias mpok ipeh. ·
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar